Outer Beauty (OB) atau Inner Beauty (IB)?

Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan Tuhan dipuji-puji (Amsal 31: 30)

***

Sebelum membaca post ini, mungkin perlu saya jelaskan bahwa dalam menuliskan post ini, saya tidak bermaksud menghakimi atau sejenisnya, saya sendiri bahkan sedang belajar bagaimana menjadi seorang wanita yang benar-benar cantik!:)

***

Sekilas aku menonton Take Him Out Indonesia sore ini. Acara ini menjadi salah satu acara favorit terutama di kalangan muda-mudi Indonesia. Siapa yang tidak tau dengan acara ini? Waktu nonton, aku sempat mendengar pertanyaan salah seorang wanita, yang diperhadapkan pada 3 orang pria single, dan si wanita harus memilih satu orang dari 3 pria tersebut (bagi pecinta acara ini pasti mengerti alur omonganku!). Salah satu pertanyaan si wanita untuk menseleksi adalah ‘mana yang lebih penting bagi anda dari seorang wanita, penampilan luar yang menarik atau hati yang menarik?’ Ketiga pria tersebut menjawab bahwa kecantikan hati seorang wanita lah yang paling penting. Entahlah apakah jawaban itu benar-benar dari hati terdalam mereka, itu bukan urusanku. Post ini tidak akan membahas bagaimana pandangan pria terhadap kecantikan wanita, tetapi lebih menekankan kepada bagaimana seorang wanita untuk memiliki kecantikan sebenarnya…terlepas dari para pria setuju atau tidak!

Topik mengenai OB dan IB ini sempat menjadi perdebatan antara aku dengan adikku beberapa waktu yang lalu. Namun, perdebatan ini tidak berakhir pada kesepakatan. Aku tidak mau memaksakan pendapatku kepada adikku dan dia pun tampaknya demikian. Sebelum perdebatan itu, dua minggu sebelumnya aku sempat terperangah dengan banyaknya baju-baju adikku, dan karena lemari tidak cukup untuk menampung baju-baju itu, dia meletakkan beberapa potong baju di luar. Sebenarnya sejak saat itu aku mulai merasakan ketidakberesan. ‘What did I miss selama 2 tahun? Kok sekarang adikku jadi sekonsumtif ini? Apakah memang wanita harus konsumtif? Seberapa penting sebenarnya penampilan luar, seperti baju dan sepatu, dan kosmetik, bagi seorang wanita?’ Aku bertanya dalam hati seolah-olah aku baru menghadapi suatu fenomena unik, padahal fenomena ini sudah merupakan fenomena klasik dimana wanita pada umumnya konsumtif. Aku tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa penampilan luar seorang wanita tidak penting, itu penting, dan aku tau itu, tetapi seberapa penting kecantikan luar itu dengan kecantikan hati, itu yang aku mau bahas dalam hal ini.

Mungkin aku tidak terlalu salah jika mengatakan bahwa ‘ketika kita menganggap bahwa sesuatu itu penting, kita berani ambil resiko untuk mendapatkannya; kita akan merelakan waktu, pikiran, dan tenaga untuk memperolehnya’. Demikian halnya dengan kecantikan. Jika kita menganggap bahwa kecantikan luar itu penting, maka kita tidak segan-segan untuk menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan uang untuk terlihat cantik. Maka tidak heran kalau bisnis kosmetik, baju, sepatu, dan tas (atau simple nya bisnis fesyen) pada umumnya merupakan bisnis yang menjanjikan. Namun yang menjadi pertanyaan saya adalah, apakah kecantikan luar itu sudah cukup bagi seorang wanita? Apakah kecantikan dari dalam (inner beauty) tidak sepenting kecantikan luar (outer beauty)?

Saya yakin bahwa kita semua setuju bahwa baik inner beauty maupun outer beauty itu penting, bukan? Jadi, saya tidak terlalu salah jika mengatakan bahwa seharusnya kita (para wanita) juga harus mengorbankan tenaga, waktu, dan uang untuk mencapai kecantikan hati, tidak hanya kecantikan luar. Secara matematika (aku sebenarnya tidak suka itung-itungan!), karena keduanya adalah penting, pengorbanan untuk mencapai kecantikan hati (inner beauty) harusnya sama besar dengan pengorbanan untuk mencapai kecantikan luar (outer beauty), formulanya: pengorbanan untuk kecantikan luar (OB) = pengorbanan untuk kecantikan dalam (IB). Sampai sejauh ini mungkin anda masih sependapat dengan saya, bukan? Tetapi obrolan saya setelah ini akan sedikit kontroversial.

Terlihat cantik baik dari luar maupun dari dalam merupakan impian setiap wanita, hal itu tidak bisa dipungkiri. Impian ini menuntut pengorbanan (costly!) karena kita ingin memperoleh keduanya; formulanya: IB+OB = costly! Sayangnya, kebanyakan wanita tidak mau berkorban sebesar itu dan akhirnya memilih salah satu  dari dua pilihan dalam rangka mengurangi ‘cost’, dan sayangnya kebanyakan memilih kecantikan luar untuk lebih dipentingkan, sebab jenis kecantikan ini langsung bisa terlihat, atau dalam formula dapat dituliskan OB>>>IB. Tapi apakah keputusan untuk memilih kecantikan luar dan tidak terlalu menganggap penting kecantikan dalam (OB>>>IB) adalah keputusan yang cukup bijaksana?

Untuk menjawab hal ini, pembahasan saya didasarkan pada pemahaman saya akan alkitab, jadi bukan berdasarkan pada kebenaran relatif yang sering kita pakai. Oleh karena itu, saya tidak menilai keputusan itu berdasarkan pendapat saya, tapi pendapat Alkitab. Hal ini lebih aman buat saya!:)

Pertanyaan saya tadi adalah ‘apakah OB>>>IB adalah keputusan yang bijaksana? Menurut alkitab ‘TIDAK’. Sebaliknya Alkitab berpendapat (IB>>>OB). Sebagai bukti, aku sertakan beberapa referensi yang saya ambil dari ayat-ayat Alkitab.

  1. Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan Tuhan dipuji-puji (Amsal 31: 30)’. Ayat ini dengan tegas mengatakan bahwa kecantikan luar adalah sia-sia, namun sebaliknya kecantikan dalam adalah yang penting.
  2. ‘Wanita hendaknya berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau mutiara, ataupun pakaian yang mahal-mahal, tetapi hendaknya ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah’ (1 Tim 2: 9-10). Tidakkah ayat ini juga menekankan kecantikan dalam daripada kecantikan luar?
  3. Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau mengenakan pakaian yang indah-indah, tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah (1 Petrus 3:3-4).

Membaca ketiga ayat ini, aku tidak terlalu salah jika mengatakan bahwa kecantikan dalam (inner beauty) lah yang paling penting menurut Alkitab, bukan?

Sekarang pertanyaan selanjutnya adalah ‘apakah kecantikan dalam (inner beauty) itu?’ jawabannya adalah kecantikan yang berasal dari pemahaman yang benar akan firman Tuhan. Di Amsal 31:30 dikatakan ‘kecantikan yang berasal dari takut akan Tuhan’, di 1 Tim 2: 9-10 dikatakan ‘berdandan dengan perbuatan baik’, dan di 1 Petrus 3:3-4 dikatakan ‘memakai perhiasan yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram’. Ketiga ayat itu mengatakan bahwa sumber dari kecantikan dalam (inner beauty) adalah pemahaman yang benar tentang Firman Tuhan.

Pertanyaan berikutnya (pertanyaan mulu!), bagaimana menyingkapi kondisi saat ini dimana trennya adalah kecantikan luar saja yang paling penting, bahkan demand nya juga cuman kecantikan luar? Mungkin tidak terlalu salah jika aku mengatakan bahwa kecantikan luar bagi seorang wanita adalah baik adanya, namun jika hanya kecantikan luar itu yang di buru, betapa tidak bijaksananya keputusan itu. Harusnya kita tidak berorientasi terhadap demand (yang bisa saja fana), tetapi berdasar kepada apa yang benar-benar BENAR (benarnya sampe tiga lagi!). Lagi pula, ada orang mengatakan bahwa kecantikan dari dalam akan selalu terlihat dari luar. Jadi, kalau kita harus memilih antara keduanya, kecantikan mana yang akan kamu pilih? Kecantikan mana yang kamu akan habiskan tenaga, waktu, dan uang?

Outer Beauty (OB) atau Inner Beauty (IB)?

8 thoughts on “Outer Beauty (OB) atau Inner Beauty (IB)?

  1. Derma says:

    Wadoh, kakak gw ngata-ngatain gw…. Ga bener ne ah.. Kak, kesimpulan: gw ambil IB dan OB sekaligus, ga papa deh costly… Kikikikik

  2. Tonggo R.Panjaitan says:

    Tulisan yg sgt baik & mbangun k..
    Tak bisa dipungkiri bhw jasmani ini akan blalu,ttp rohani adl kekal.
    Ada bbrp hal yg mbuat manusia sering jatuh (1 Yoh 2:16)
    1. keinginan mata
    2. keinginan daging
    3. keangkuhan hidup
    Bagaimana bs menang atas itu semua?? Hny dgn mdekatkan diri pd-Nya,mbaca FT,jaga pikiran,jaga keinginan,dan ambil kputusan yg tepat.

    Smg kita bs saling mguatkan. Nice to know u k’Enta. GBU🙂

    1. entasimanjuntak says:

      makasih tonggo udah berkunjung, stuju dengan comment mu bahwa manusia sering jatuh…setuju juga dengan saran-saranmu agar bisa menang atas itu…makasih udah ingetin kita smua…

      yups, sama2 tonggo….nice to be part of om andi’s kost…:)

  3. renta says:

    Dear Enta..
    Gua banget tuh…heheheheh…ternyata kita sepaham..(bukan karena kita termasuk orang yang tidak cantik luarnya ya..)
    Gw setuju banget klo inner beauty lebih lebih lebih segalanya daripada Outer beauty..Seperti yang kamu bilang IB>>>>>>OB.
    Tengkiu dah buat post nya..dah ngingetin aku juga sebagai istri yang takut akan Tuhan akan dipuji-puji..heheheh
    I wait ur nest post..GBU

    1. entasimanjuntak says:

      haha…kita berdua cantik dari luar juga kok renta…:)
      kita sama2 diingeting oleh ayat2 Alkitab itu ren…:)
      makasih udah berkunjung ya say….post berikutnya akan segera di rilis..:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s